Mengenal Lebih Dekat Backlink Dofollow dan Nofollow

dofollow nofollow

Pada dasarnya, ada 2 jenis backlink yaitu backlink dofollow dan backlink nofollow. Jenis backlink yang banyak ditawarkan oleh jasa backlink ini sama-sama memiliki manfaat untuk optimasi SEO off page. Untuk tahu lebih jelasnya, Anda bisa menyimak informasi berikut ini.

Dofollow

Dofollow merupakan link yang bisa diklik. Dengan adanya link ini, Anda justru akan memberikan sinyal ke google agar bisa mengikuti link tersebut. Jenis link ini sifatnya adalah default dan Anda tidak perlu untuk melakukan konfigurasi lagi. Hal tersebut disebabkan karena Google secara otomatis akan mengikuti link tersebut ke artikel atau website yang sesuai dengan link.

Karena hal tersebut, link dofollow disematkan di keyword yang sudah ditargetkan sebelumnya. Tujuannya adalah agar bisa menguatkan nilai SEO di konten yang bersangkutan.

Backlink dofollow juga memiliki plus minus seperti berikut ini:

  • Keunggulan:
  1. Bisa ditempatkan di website dan meningkatkan page rank.
  2. Visitor bisa meningkat seiring dengan membaiknya pagerank yang dimiliki oleh website Anda.
  • Kelemahan:
  1. Banyak komentar spam yang masuk ke komentar yang tidak sesuai pembahasan.
  2. Banyaknya link yang bisa menyebabkan website Anda diberi sanksi oleh Google.
dofollow nofollow
dofollow nofollow. pic: vaguys111.com

Nofollow

Berbanding terbalik dengan backlink dofollow, akun nofollow tidak bisa diklik. Jenis link ini umumnya dipergunakan untuk jenis link yang sifatnya jelek atau domain yang ratenya buruk. Link jenis ini biasanya juga dapat menyebabkan spam misalnya link yang ada di bagian komentar.

Penulisan dalam website untuk nofollow adalah

<a href=”https://www.interesnee.net/” rel=”nofollow”>interes nee</a>

Adanya rel=”nofollow” mempertegas jika backlink tersebut bukanlah link dofollow sehingga Google tidak akan mengikuti link tersebut.

Atribut nofollow ini memiliki fungsi untuk memberikan tanda atau kode ke mesin pencari lain agar mengabaikan nilai SEO ke tautan yang ada. Dengan begitu, walaupun Google atau mesin pencari menemukan link ini, search engine tersebut tidak akan mengikuti link tersebut. Jadi, penggunaan link ini tidak akan memberikan pengaruh ke link tujuan. Bisa dikatakan hanya sebagai jejak saja.

Jika dibandingkan dengan backlink dofollow, memang nofollow ini jarang dipergunakan. Walaupun begitu, nofollow tetap digunakan untuk optimasi SEO. Hal ini disebabkan karena nofollow memiliki fungsi seperti berikut ini:

  1. Meminimalisir komentar spam.
  2. Menjaga kualitas dari SEO.
  3. Membuat link menjadi lebih stabil.

Itulah sekilas mengenai backlink dofollow dan nofollow yang dipergunakan untuk optimasi SEO. Jikapun Anda ingin memaksimalkannya, Anda bisa mencari sumbernya di internet atau menggunakan penyedia jasa yang terpercaya.